Sunday, November 8, 2009

Tinggal Semangat

ya sudah,
aku disini saja
kamu pergi saja duluan

ya mau gimana lagi
kaki ku kamu ambil
mataku kamu ambil
gimana aku mau jalan

pake tongkat pun ga bisa
tanganku kamu ambil
bahuku juga

naik kursi roda pun mau nempel dimana
pantatku udah buatmu
punggung juga
apalagi perut

ya sudah,
kamu duluan saja
aku disini saja

tapi jangan bawa semangat ku ya

Saturday, November 7, 2009

kabut, pensil, angin dan lingkaran

Banyak yang ingin kusampaikan
seperti lapisan kabut berlapis-lapis
di ujung pucuk gunung-gunung.
belum bisa ku yakinkan frame sebelah mana
yang ingin kusampaikan

begini kabut itu:
semangat dan senyuman yang datang darimu
juga melemahkan nalarku
tapi samar-samar menajamkan langkahku

waktu yang berkualitas bersamamu
menajamkan existensi mu
tapi aku takut juga mengurangi kualitasmu

jalanku berat dan panjang
kau meringankan
tapi aku takut memberatkan mu

-*-

tak ada garis pena tegas di dalam frame ini
hanya arsir-arsir pensil tipis-tipis, halus-halus
tapi setiap pulasannya serasa seperti
angin kencang menjelang hujan di sore yang sejuk
membuatku menarik nafas panjang memejamkan mata,
mendongakkan wajah, dan mengangkat bahu
dan darahku berdesir lebih cepat mengimbangi detak jantungku

aku merasa sejati, sama persis banyaknya dengan aku merasa bias
keindahanmu ku jaga semampunya untuk tidak
menggaris di dalam lingkaranku

Jangan! lingkaranku begitu luas namun begitu cair
setetes saja mampu membuat riak yang dalam dan lama
aku tau kau tau apa yang ku tau
dan kau tau, kalau aku tau, bahwa kau tau

begitulah, kurang lebihnya.

Air Kebanyakan

aku tidak di permukaan
aku juga tidak di dasar
aku air kebanyakan

kadang menyentuh permukaan
kadang menjejak di dasar
namun terombang arus air lah kebiasaan

tangan menggapai permukaan
kaki enggan beranjak
gaun ku makin melayang-layangkan ku

mataku terbuka perih
nafasku gelembung lemah
detak jantung di redam arus

gaunku semakin pudar
suaraku makin sayup
kulitku semakin pucat


Thursday, August 20, 2009

100 % kontrol

Pernah ngerasa ngga terkontrol?
seberapa sering?

aku, mungkin, andai 24 jam = 100%
aku = 95 % tidak terkontrol

Friday, July 17, 2009

Cita-cita

Waktu SD, cita-citaku jadi dokter. Jawaban itu kupersiapkan kalau di tanya guru saat iseng ato saat obrolan bebas. Ato kalo ada sodara yang sok akrab di pertemuan keluarga.

Aku sendiri ngga ngeh kali, dokter itu yang kaya gimana, tau nya cuma baju putih, dan tempat kerjanya bau dan sumpek.

SMP, nambah satu, jadi insinyur. Karna pak tua ku jadi orang perkebunan karna dia insinyur perkebunan, dan pak uda ku di dinas PU.

Aku juga ngga ngerti kerja nya ngapain aja. Yang aku tau, pagi2 mereka mesti bangun, dan sore2 nya bawa makanan ato ngasi hadiah.

Waktu SMA, berubah total, pengen jadi supir pribadi pejabat, ato supir truk.

Waktu kuliah, hampir ngga punya cita-cita. Kalo pun ada, sekarang aku udah lupa sama sekali.

Tamat kuliah... mungkin ada 6-10 cita-cita.

Sekarang... aku cuma punya 2 mimpi
I believe! something that you put 5 cm from your forehead,
will lead you to your dream..

global warming

Earth getting hot
Human getting hot
Jakarta getting hot

Mega Kuningan is Hot!!

-----**-----

Panas bumi meningkat cuma 1 derajat.
Tapi dampak nya memang luar biasa
Sel otak juga terpengaruh

Mungkin perlu dibuat penelitian ttg dampak kenaikan suhu pada perubahan sel2 otak.

Tuesday, July 7, 2009

Serasa tau, serasa tak tau

Kadang-kadang tau...
kadang-kadang ga tau...
kadang pun lupa...

diri...

Tapi aku udah mulai kenal...
udah mulai nyaman dengan...
dan mulai berbenah...

diri...